Marnala’s Favorite Tracks Of 2011

Tak terasa sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun kelinci. Tahun yang baru tinggal menghitung hari. Selama 365 hari pastilah banyak lagu yang mewarnai setiap aktivitas kita. Begitu banyak lagu yang lengket di ingatan dengan berbagai kenangan. Mungkin ada lagu yang sangat berkesan, menjadi teman yang baik kala menghabiskan waktu seorang diri. Atau mungkin lagu yang mengingatkan akan seseorang atau sebuah kejadian. Ada pula lagu yang entah bagaimana caranya, entah apapun alasannya, jadi favorit begitu saja.

Begitu pula saya. Tahun 2011 banyak memunculkan rilisan menarik dari kancah internasional. Di dalam daftar, terdapat beragam usia band. Ada yang di tahun ini sudah merilis album ke-10, ada pula yang baru merilis album debutnya. Tak masalah, dengan adanya daftar ini saya menempatkan mereka ke jajaran yang sama dalam konteks favorit di suatu tahun.

Selain menggemari lagunya, sebagian besar album tempat lagu tersebut bernaung pun jadi favorit saya. Contohnya album dari Beach Fossils, James Blake, Bibio, Destroyer, dan masih banyak lagi. Sebuah keunikan saya temukan pada tanggal 25 Januari, 15 Februari, 12 April, dan 21 Juni. Dimana pada tanggal tersebut masing-masing terdapat dua band atau musisi yang masuk di daftar. Tentunya bukan sesuatu yang disengaja.

Track yang diletakkan di setiap nomor bukan merupakan tingkat urutan kesukaan. Saya mengurutkannya berdasarkan tanggal album tersebut dirilis. Berikut 22 favorit saya di tahun 2011.  Selamat menikmati.

1. White Lies – Peace & Quiet

Ritual (17 Januari 2011)

Harry McVeigh mampu menerjemahkan bakat yang ia terima dari Paul Banks dan Ian Curtis menjadi kemurungan termanis tahun ini.

2. Smith Westerns – Still New

Dye It Blonde (18 Januari 2011)

Pembuktian kapabilitas kenapa Alex Turner harus memilih mereka sebagai pembuka tur Amerika si monyet antartika.

3. Destroyer – Suicide Demo For Kara Walker

Kaput (25 Januari 2011)

Kenikmatan 8 menit 26 detik terindah tahun ini muncul dari veteran indie rock Kanada yang tak bosan-bosan mengeluarkan rilisan setiap tahun.

4. Iron & Wine – Walking Far From Home

Kiss Each Other Clean (25 Januari 2011)

Nyanyian repetitif yang memaksa setiap anak rantau seperti saya teringat keluarga yang jauh disana.

5. James Blake – The Wilhelm Scream

Self Titled (4 Februari 2011)

2011 adalah tahunnya James Blake. Seorang jurnalis musik senior lokal bahkan berani mengutip dari mesin pencari di internet dan menobatkannya sebagai pionir post-dub. Salah satu momen paling prikitiw tahun ini.

6. MillionYoung – Easy Now

Replicants (15 Februari 2011)

Salah satu rilisan chillwave yang banyak saya dengarkan tahun ini. Masih dibawah bayang-bayang para seniornya, tapi punya potensi besar untuk setidaknya menyamai prestasi para penguasa skena tersebut.

7. Yuck – Get Away

Self Titled (15 Februari 2011)

Yuck sangat bersenang-senang di album perdana mereka ini. Entahlah, yang pasti J Mascis sudah bisa duduk tenang di teras rumahnya tanpa harus mencari lagi siapa yang patut duduk di tahta kehormatan penerus mereka.

8.  Toro y Moi – New Beat

Underneath The Pine (22 Februari 2011)

Tak banyak yang bisa saya ungkapkan mengenai favorit saya yang satu ini. Mesin chillwave produktif yang tak suka kalian berdiam diri. Pertanyaannya sekarang, apa lagi yang akan ia acak-acak di tahun depan?

9. Beach Fossils – Out In The Way feat Jack Tatum

What a Pleasure EP (8 Maret 2011)

Band underrated yang liriknya pun sulit ditemukan di dunia maya. Awas, punya daya candu tinggi.

10. The Weekend – What You Need

House Of Balloons (21 Maret 2011)

Butuh darah seorang Ethiopia – Kanada untuk mengembalikan posisi R&B ke tempat seharusnya ia berada.

11. Bibio – Take Off Your Shirt

Mind Bokeh (29 Maret 2011)

Entah kenapa saya punya kecenderungan memperhatikan album yang tak banyak dibicarakan namun punya cita rasa tinggi. Mind Bokeh punya syarat tersebut.

12. Foo Fighters – Arlandria

Wasting Light (12 April 2011)

Sulit untuk tidak memasukkan lagu, terlebih album ini ke dalam daftar favorit saya di tahun ini. Kencangkan sabuk pengaman, pasang dengan volume maksimal.

13. Panda Bear – Slow Motion

Tomboy (12 April 2011)

Besarnya pengaruh Noah Lennox terhadap musik Animal Collective sampai membuat apabila mendengar lagu-lagu Panda Bear seperti mendengar materi Animal Collective yang “terbuang”.

14. Friendly Fires – Hurting

Pala (16 Mei 2011)

Pada Hurting saya merasakan aroma 80-an merasuki trio kelas dua XL Recordings ini. Secara keseluruhan, atmosfir yang disuguhkan Pala cukup berbeda bila dibandingkan dengan album pertama.

15.  WU LYF – Spitting Blood

Go Tell Fire To The Mountain (13 Juni 2011)

Apa yang terjadi bila Tom Waits terjangkit virus post-rock yang memancingnya untuk berteriak sesuka hati sepanjang hari? Jawabannya terdapat di album ini.

16. Bon Iver – Perth

Self Titled (21 Juni 2011)

Sampai sekarang saya masih terkagum-kagum akan Justin Vernon yang memasukkan part double pedal ke dalam aransemen lagu ini. Entah apa maksudnya, tapi pastikan jangan terputus medengar lagu ini hingga mencapai puncak di Minnesota, WI.

17. Unknown Mortal Orchestra – Ffunny Ffrends

Self Titled (21 Juni 2011)

Lulusan Bandcamp paling bersinar di 2011. Semoga tidak ada yang hilang feeling terhadap Unknown Mortal Orchestra bila melihat salah satu judul lagu di album debut mereka ini.

18. Zee Avi – Swell Window

Ghostbird (23 Agustus 2011)

Pertama kali diperdengarkan album kedua Zee Avi ketika sedang berada di ruang siaran oleh seorang teman. Siboh Kitak Nangis cukup membuat saya tertarik. Tapi yang sukses bikin saya tersenyum adalah Swell Window.

19. The Kooks – Junk Of The Heart (Happy)

Junk Of The Heart (12 September 2011)

Saya merasa rilisan yang dikeluarkan band-band Inggris di tahun ini menuju ke satu kata: simple. Tak banyak perintilan sana sini. Begitupun yang terjadi pada Pritchard dan kawan-kawan. Album ini cukup memuaskan dahaga akan materi baru The Kooks yang sudah ditunggu sejak lama.

20. Twin Sister – Stop

In Heaven (27 September 2011)

Gerak-gerik Andrea Estella bisa jadi yang akan banyak diperhatikan para pria indie pop di tahun-tahun mendatang.

21. Feist – Bittersweet Melodies

Metals (4 Oktober 2011)

Album yang banyak dibicarkan yang memang pantas untuk dibicarakan. Metals masuk ke dalam daftar album “Sebelum tidur – sesudah tidur” versi saya di 2011.

22. Mayer Hawthorne – Finally Falling

How Do You Do (11 Oktober 2011)

Yang paling aduhai membuat lagu-lagu bertema jatuh cinta di 2011 adalah Mayer Hawthorne. Pipi memerah dan jantung berdebar ketika bertemu pujaan hati adalah situasi yang sesuai untuk diiringi oleh album ini.

Download

Tagged , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.